Loading...

Orientasi Santri Ma'had Al-Jami'ah; Menghidupkan Cita-Cita Munawir Syadzali Mencetak Intelektual Ulama.

Diterbitkan pada
12 Oktober 2025 10:00 WIB

Baca

Orientasi Santri Baru 2025

SURAKARTA, – Ma’had al-Jami’ah Ronggowarsito UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Orientasi dan Pembekalan bagi 72 Santri Baru Tahun 2025. Acara penting ini dilangsungkan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di Ruang Theater Gedung SBSN UIN Surakarta, dihadiri oleh wali santri dan dewan asatid (tenaga pendidik) Ma'had yang turut memberikan dukungan moral. Kehadiran wali santri juga dimanfaatkan untuk mendengarkan penjelasan program dan berdialog, memastikan pemahaman bersama mengenai rencana strategis dan target kompetensi yang akan dicapai oleh putri-putri mereka selama di asrama.

Kegiatan pembekalan ini menjadi langkah awal bagi para santri dalam mengikuti program asrama selama empat tahun. Program ini dirancang dengan tujuan historis untuk melahirkan ulama intelektual, sejalan dengan cita-cita pendirian IAIN Program Khusus (IAIN PK) yang digagas oleh Menteri Agama Munawir Sadzali pada Kuliah Perdana IAIN Surakarta 12 September 1992. Ma'had secara fungsional berperan sebagai pendamping kurikulum UIN, khususnya dalam meningkatkan kajian keislaman secara intensif.

Dalam arahannya, Kepala Ma’had/Mudir, KH Ahmad Hafidh M, Ag. menjelaskan bahwa Ma'had berfungsi sebagai wadah inkubasi yang komprehensif. Fungsi ini mencakup pengembangan potensi akademik, religiusitas, etika, manajerial, hingga kemampuan kepemimpinan santri. Seluruh program dikelola berdasarkan prinsip rasionalitas manajemen, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, dengan menjamin kenyamanan pelaksanaan kegiatan bagi para peserta.

Kurikulum Terstruktur dan Standar Kompetensi Tinggi

  1. Ma’had menerapkan kurikulum yang terbagi dalam tiga kluster utama untuk memastikan hasil yang unggul dan kompetitif:
    Qarar Dirasiy al Asasiy al Islamiy : Fokus pada dasar-dasar ilmu agama, komunikasi saintifik, akhlak, dan hafalan Al-Qur’an/Hadits pilihan.
  2. Qarar Dirasiy al Manhajiy: Mengembangkan kemampuan metodologi kajian keislaman, penelitian, penulisan karya ilmiah, serta debat (Bahtsul Masail/Mujadalah).
  3. Qarar Dirasiy at Takamuliy: Ditujukan untuk Pengembangan Minat Bakat santri.

Standar kompetensi ini tertuang dalam Service Level Agreement (SLA), yang menetapkan tolok ukur ketat selama 8 semester. Kompetensi yang harus dikuasai meliputi penguasaan Mahir Berbahasa Arab, pengetahuan mendalam tentang Al-Qur’an dan Hadits, Dirasah Islamiyyah Asasiyyah, penguasaan Metodologi Riset, dan memiliki Wawasan Moderasi Beragama.

Pelaksanaan orientasi ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan dan kapasitas kompetitif di masyarakat, sejalan dengan fungsi UPT Ma'had al Jami'ah dalam meningkatkan pengembangan layanan pendidikan dan pendalaman ilmu keislaman, tahfidz Al-Qur'an dan minat bakat.